Daftar Isi
6 Hal Kesalahan Sewa Motor Di Bali – Kebiasaan dan trend merupakan dalil awal yang menyebabkan kesalahan sewa motor di Bali. Bisa jadi si penyewa ataupun pemilik persewaan motor melakukan kekeliruan secara sengaja atau tidak, karena minimnya informasi yang dimiliki penyewa.
Seringkali kesalahan ini dilakukan oleh penyewa yang baru pertama kali ke Bali dan ingin menyewa motor. Karena itu, inilah 5 kesalahan yang layak untuk dikupas lebih dalam ketika menyewa motor di Bali:

Berikut 6 Hal Kesalahan Sewa Motor Di Bali
Mendapatkan Helm Bolong
Bagi Anda yang pernah dan sudah terbiasa pergi ke bali barangkali tidak heran dengan istilah helm oblong. Helm bolong ini sendiri merupakan helm tanpa kaca pelindung.
Sebetulnya helm bolong tidak aman, tapi paling disukai oleh kalangan wisatawan asing atau bule. Mereka senang bepergian dengan memakai motor dan kini menjadi trend di Bali.
Namun sebaiknya Anda hindari untuk menggunakan helm bolong ini ketika ditawarkan oleh jasa yang melakukan penyewaan motor.Selain tidak aman untuk Anda, helm bolong ini pun sering disalahkan oleh polisi. Bukannya senang ketika liburan, Anda malah dapat denda tilang ketika di Bali.
Waktu Penyewaan Yang Terbatas
Untuk pelancong yang mempunyai waktu singkat, ini merupakan kesalahan sewa motor di Bali yang sering terjadi. Tak sedikit dari mereka yang hanya sesaat melepas penat ketika berada di Pulau Dewata ini.
Kenyataannya tak sedikit penyewaan motor memakai sistem pemakaian tak kurang dari 2 hari. Tentu sangat rugi bagi penyewa yang ingin mencoba sewa motor hanya untuk sehari saja. Ingin sewa 1 hari tapi membayar 2 hari? Rugi ya.
BACA JUGA
RENTAL MOTOR BALI TERPERCAYA 2019
5 DESTINASI WISATA BALI TERBARU
SEWA MOTOR YAMAHA LEXI DI BALI
Tidak Membawa Surat Identitas Yang Penting
Berlibur memang hal sangat menyenangkan tapi tak lantas kita lupa dengan berbagai kewajiban. Seperti KTP, SIM C, dan atau paspor. Surat-surat identitas itu diperlukan dalam menyewa motor atau mobil.Sangat wajar jika pemilik persewaan motor di Bali mengalami kekhawatiran jika kendaraannnya tak kembali atau dbawa kabur penyewa.
STNK Kopian
Ketakutan motor hilang memang selalu menghantui pemilik motor di Bali. Tak jarang kita melihat STNK kopian diberikan pada penyewa untuk menghindari hal yang tak diinginkan.
Padahal hal tersebut menjadi masalah yang sangat besar apabila penyewa berurusan dengan pihak Kepolisian. Pasalnya STNK kopian dapat menyeret penyewa pada pelanggaran lalu lintas. Tidak jarang hal ini terjadi ketika musim liburan.
Jadi kalaupun Anda mendapat STNK kopian,maka kehati-hatian dalam memakai kendaraan bermesin patut diperhatikan. Intinya, tak akan ada asap jika tak ada api.jadi berhati-hatilah sebelum polisi menilang Anda. Setuju?
Informasi Kelengkapan Yang Minim
Tidak dilengkapi sarana dan kemudahan di dalam menyewa motor. Contohnya ketiadaan jas hujan. Hal ini sering terjadi di saat penyewa kurang teliti dalam menanyakan informasi pada jasa penyewaan.Tak sedikit penyewa yang membayar sewa motor dengan fasilitas minim. Jadi tak ada salahnya untuk bertanya terlebih dulu.
Motor Sewa Tak Terawat
Perawatan motor yang kurang membuat motor tak aman, tak nyaman, dan kotor. Memang bertolak belakang dengan motor pribadi, motor sewaan tidak jarang telah menempuh perjalanan jauh setiap harinya karena bepergian ke lokasi wisata yang jaraknya berjauhan.Tapi hal itu kembali lagi bagaimana karakter sang pemakai.
Nah, hal itulah yang menjadi kewajiban para jasa penyewaan untuk menjaga performa motornya. Karena itulah, pilihlah penyewa motor yang selalu memperhatikan motor yang disewakannya,
Enam kesalahan sewa motor di Bali ini dapat Anda hindari jika mencari informasi secara detail. Tak ada salahnya Anda menengok website csrbalirental.com. Di sini akan terdapat berbagai informasi persewaan motor. Yuk segera sewa mobil untuk liburan di Bali!
Detail Information
Alamat : Jl. Pura Merta Sari V No.33, Pemecutan Klod, Denpasar Barat
Kota Denpasar, Bali 80119Phone atau Wahtsapp : 0878-9929-1993